Puger

Tanggal 2 oktober 2008, kemarin Magic Wave crew berangkat ke pantai Puger di Jember untuk acara Puger Surf Exhibition. Magic Wave crew total berjumlah sekitar 20 orang, itu sudah termasuk panitia, peserta dan pasukan hura-hura. Itu juga sudah termasuk 6 warga negara asing. Ditambah 2 orang di bawah umur dan 2 cewek (hehehehe). Semua crew mulai berkumpul sekitar pukul 9 malam di kuta galeri (central parkir).
Pukul 10 malam semua crew sudah duduk rapi di bis yang “nyaman dan tentram” hahahaha. Perjalanan hampir 2 jam lebih menuju pelabuhan Gilimanuk. Sekitar jam 12 lewat bis sudah parkir di atas kapal. Semua penghuni bis yang kelaparan langsung menyerbu bapak-bapak penjual nasi di kapal, persis saat pintu kapal mau ditutup. Jadi bisa dibayangin muka paniknya penjual nasi (takut kebawa kapal kali).
Sekitar 45 menit diatas kapal, akhirnya sampai juga di pelabuhan Ketapang. Tanpa basa-basi, bis langsung tancap gas menuju Jember. Agar tidak sampai di Puger pagi buta. Awak bis memutuskan untuk istirahat makan dan ngopi-ngopi di daerah Kalibaru (sumpah dingin banget bro disini). Sekitar 1 jam para crew makan dan minum di daerah Kalibaru. Tapi banyak juga yang tetap memutuskan untuk tetap melanjutkan tidur di dalam bis.
Tepat pukul setengah 6 pagi tanggal 3 Oktober bis sampai di pemberhentian terakhir (maklum denger-denger pantai ini masih perawan), jadi bis tidak berhenti sampai di pantai. Pemberhentian sekitar 1 km dari pantai. Jadi perjalanan dilanjutkan crew memakai perahu jukung. 2 perahu dikerahkan untuk membawa para crew menuju pantai. Beberapa kali crew harus turun dari perahu, karena tingkat ketinggian air cuma sebatas dengkul, beberapa kali perahu nyangkut di dasar (maklum yang naik ke perahu gerombolan si berat semua, berat di dosa..hehehehe).
Sampai di pantai, setelah hampir 20 menit naik perahu. Hanya istirahat sebentar, hampir semua crew langsung menyerbu ombak. Dan ada beberapa yang beristirahat di warung setempat, maklum saja tenda belum berdiri. Tapi lumayan bisa ngobrol-ngobrol sama para penjual disekitar pantai. Menurut panitia yang sudah lebih dulu disana (puger), sebenarnya tenda sudah sempat beberapa kali berdir. Tapi juga sudah beberapa kali dirobohkan oleh angin. Tenda baru berdiri sekitar pukul 6 sore.
Esok harinya (4 October) Eksebisi kontes pun dimulai. Rencana awal kontes dimulai pukul 07.00 akan tetapi angin pagi pantai Puger kurang bersahabat dengan Crew Magic Wave hehehe. Alhasil kontes dimulai pukul 10.00 dengan mempertandingkan kategori dibawah umur 14 tahun dan 18 tahun.
Kontes ini dubuka oleh kepala desa dan lurah Puger . Antusiasme para pengunjung pantai Puger yang kebanyakan adalah orang orang dari sekitar Jawa timur sangat interest dengan adanya surfing disana, karena mereka jarang melihat surfing secara langsung. Dan ada beberapa ibu ibu yang sempat histeris ketika melihat para jagoan jagoan surfer cilik (Koko, dewa, Arya, jaenal, Angus dkk) yang membuat manuver di atas ombak yang besar.
Kontes sangat meriah karena penonton yang datang ke pantai Puger berjumlah ribuan dan juga ditambah oleh meriahnya komentar oleh Berto yang saat itu didaulat sebagai MC dan komentator. Di kategori under 14 tahun persaingan terjadi antara Dewa dan Arya dimana keduanya bermain secara all out dan juga Angus yang berasal dari Australia. Di kategori under 18 koko bermain sangat apik dan juga Jaenal yang akhirnya menjadi juara pertama di kategori ini. Malamnya kita ngumpul di warung pak Matori yang menjadi basecamp kedua kita selain di tenda yang hanya dijadikan tempat untuk tidur dan merasakan perang dengan angin dan makan ikan bakar dari hasil pancingan temannya si Angga dan dimasak oleh Pak Matori dan Crew, hem yummy..
Esok paginya (5 October) kontes dimulai pukul 10.00, hari ini cuaca lebih bersahabat. Angin tidak begitu keras dan juga ombak cukup bagus. Pagi itu kontes kategori Open dimulai. Ini merupakan hal yang ditunggu tunggu, karena memang di kategori ini surfer surfer pro Indonesia ikut ambil bagian di kontes puger ini. Seperti Rahtu, Prayit, Win, Dedi santosa, Dedi Gun dan banyak lagi, dan juga pada saat itu yang menjadi jugde adalah Ado, Glen, dan Wick. Persaingan terlihat sangat ketat antara para surfer ini, dan juga tidak ketinggalan beberapa surfer lama ikut dalam kontes ini. Akhirnya Dedi santosa, Koko, Prayit dan Dewa yang berhak masuk final. Kontes yang berlangsung pada hari Minggu itu ditonton oleh ribuan orang yang juga berkunjung ke Pantai Puger, dan juga kita dihibur oleh kedatangan rombongan dari Jember Fashion Karnaval. Mereka menghibur dengan parade fashion di pantai. Sorenya penyerahan hadiah pun diadakan di pinggir pantai dan juga dihadiri oleh bapak kepala desa Puger. Di Akhir acara Magicwave dan team memberikan kenang kenangan kepada kepala desa puger yaitu 3 buah papan surfing yang nantinya bisa dipergunakan untuk anak anak Puger yang ingin belajar dan bermain surfing.
Malamnya rombongan Magicwave pun berangkat pulang ke Bali, dan juga kita sempat mampir ke kota Jember, tepatnya di alun alun kota untuk makan malam. Dan juga kita senmpat jalan jalan keliling kota Jember dengan menggunakan becak. Huhuiii pokonya trip kali ini sangat menyenangkan, dan semoga tahun depan kita bisa mengadakan kontes lagi di Puger dan Pantai Puger bisa menjadi daerah yang maju berkat surfing. Cheers, C U Next Year
Thx to all sponsor :
Result
Under 14
Dewa Mahayasa
Arya
Jaenal
Angus
U nder 18
1. Jaenal
2. Koko Mitsua
3. Dewa Mahayasa
4. Angus
Open
Dedi Santosa
Koko Mitsua
Dewa Mahayasa
Wayan Suprayitna
| Event Name | Date |
|---|
Magic Wave on Facebook
- famy on Sixth Sense Surf Shop
- dayu echa on toko hurley
- made p on Dewi Okinawa
- Kadomini on is all about community in bali (sk8)
- Kadomini on is all about community in bali (sk8)
- hale on Vendik (Loco)
- barker on Substance Boardriding Padang
- wira on Panaitan Island
- Audi on Substance Boardriding Padang
- obat kuat herbal jamu tradisional on Desak, Berharap Pada Anak

tahun di pantai PUGER.
AGAR pantai puger mnjadi tempat WIASATA
brharap kota saya bisa MAJUUUUUUUU.
dngan adany surfing, low bs di adakn stiap thun.itu harpan sya sbgai asl ank puger.