Nyoman Sumiyasa

Di tahun 2002, Tommy mulai surfing kembali dengan menjadi rider dari Bali Barrel. Pria yang pernah trauma karena boardnya patah saat surfing di Geger beach, Nusa Dua ini pernah mendapatkan board dari hasil taruhan dengan seorang foreigner yang menantangnya untuk surfing karena mengira Tommy tidak bisa.
Founder dari Bali Board Riders ini memulai bisnisnya di bulan Januari tahun ini dengan bekerja sama dengan Niel untuk memasarkan produknya di Australia. Hasil dari bisnis ini digunakan oleh Tommy untuk mensupport uang sekolah anak-anak dikampungnya. Dari bisnis ini juga, Tommy mendapat kesempatan untuk pergi ke Australia pada 2005 bersama Niel. Disana Tommy juga sempat merasakan dinginnya air saat surfing. Penyuka ombak Keramas ini juga mengungkapkan pada Magic Wave perbedaan dunia surfing dahulu dan sekarang, dimana dulu jarang sekali ada brand yang meng-endorse surfer. Tommy yang ingin mengembangkan Bali Board Rider ini akhirnya mengaku bangga dengan adanya Magic Wave, hingga dirinya bisa dikenal oleh orang. Ia juga mengucapkan terima kasih untuk Niel, Tony, Troy, dan John Bug.
Post your comment
| Event Name | Date |
|---|
Magic Wave on Facebook
- buzz on Vendik (Loco)
- Gedang on Liliez - Aloha Cofee Pacitan
- FISIOTERAPI BALI on Vendik (Loco)
- FISIOTERAPI BALI on Lifeguards Swim Training 2008
- Rinus on Lifeguards Swim Training 2008
- heruu on Vendik (Loco)
- FISIOTERAPI BALI on Magic Ink Launching Party
- FISIOTERAPI BALI on Magic Ink Launching Party
- FISIOTERAPI BALI on Sebagai pemuda Indonesia "kamu mau bersumpah apa"? (memperingati hari sumpah pemuda)
- FISIOTERAPI BALI on Kiwi
