Ni Ketut Dian Suryandari

Dian...Begitulah wanita berkulit putih ini biasa disapa. Sosoknya memang nampak biasa saja. Tetapi jangan salah, coba saja ajak wanita asal Negara ini berbincang, maka akan nampak kewibaan dan kharisma yang menawan. Dirinya yang seorang General Marketing di Surfer Paradise, memang terbiasa untuk berbicara di depan umum karena presentasi merupakan makanan sehari-harinya. Maka ketika diwawancara oleh Magic Wave, sama sekali tidak ada kecanggungan didalam ucapannya, malah sebaliknya meluncur mulus.

Berbicara soal pekerjaan, sebagai seorang marketing tentunya harus memiliki strategi agar tetap eksis di dunia bisnis yang penuh pesaingan. Kini, Surfer Paradise yang merupakan salah satu surf shop kenamaan di Bali melebarkan sayapnya dengan membuka toko baru yang terletak tepat di depannya. Selain bermacam brand yang ditawarkan, tempat parkir yang luas menjadi salah satu fasilitas yang disediakan oleh toko yang bertempat di Tuban ini. Meski bukan surfer, diakui pula dirinya sangat senang dapat berkecimpung di dunia surfing. Sebab menurutnya surfer sangat open minded.

Ditengah-tengah krisis kesetaraan gender yang melanda wanita, bahkan setelah emansipasi wanita dicetus oleh R.A Kartini, anggapan wanita hanya dipimpin dan tidak pantas memimpin, berhasih dipatahkan oleh wanita yang bernama Ni Ketut Dian Suryandari ini. Dia membuktikan, bahwa wanita ternyata mampu berdiri dibarisan depan. Posisi
yang kini diraihnya tentu tidak semudah membalikan telapak tangan. “ Awalnya, Ia bekerja sebagai secretari company tetapi ditahun 2006, pindah ke marketingnya hingga kini.” Tutur sarjana pertanian, jurusan sosial ekonomi ini.

Baginyanya bukanlah hal yang baru, sejak kecil Ia dibesarkan oleh seorang ibu yang juga bekerja, dan menyekolahkannya
hingga sarjana. maka tak mengherankan bila ia mengidolakannya. Kelahiran 22 Januari 1972 ini sama sekali tidak melupakan tugas utamanya sebagai seorang istri dan ibu. Menurutnya kunci utama kesuksesan adalah disilpin terhadap waktu. “ Sebenarnya saya suka menunda pekerjaan. Tetapi saya berusaha untuk menghilangkannya. Saya selalu mengefektivkan waktu yang saya punya. Karena kita yang harus mengatur waktu, bukan waktu yang mengatur
kita.” Jelasnya dengan tegas.

Dian Behind The Swell

 


Post your comment




Click to change the avatar
Change avatar


validation code


Event Name Date
Magic Wave on Facebook