Kim Bradley Mendukung Pembuatan Museum Surfing

Kim yang baru saja sembuh dari pembengkakan gusi dan giginya harus dicabut, nampak sedikit terhibur setelah dikunjungi oleh Piping, teman lamanya. Memang Kim tidak mampu lagi seaktif dulu untuk turut serta mengharumkan nama surfing, tetapi dengan ceritanya tentang sejarah surfing Indonesia akan memberi semangat generasi muda untuk terus berjuang tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi sebagai generasi penerus perjalanan surfing di Indonesia. 

Kim Bradley nampak kaget ketika diberitahu tentang rencana pembuatan museum surfing. Sekali lagi Kim sangat mendukung pembuatan museum yang meski baru sebatas wacana, sebab, menurutnya dengan museum ini memberi penjelasan dan pengetahuan tentang surfing betapa olah raga air ini sangat berpotensi untuk dijadikan salah satu daya tarik memikat wisatawan asing. Tidak hanya itu, surfing juga dapat memberi penghidupan. Contohnya banyak surfer yang bisa hidup layak bahkan terbilang sukses. “ Jujur, bahkan saya sendiri hidup dari surfing.” Tandasnya. Kim juga berharap agar museum ini juga mendapat sentuhan dari pemerintah. “ Saya sangat salut pada I.B Mantra, sebab beliau adalah gubernur yang memperhatikan segala aspek, termasuk komunitas surfer yang dulu jumlahnya masih sedikit dan dipandang sebelah mata.” ungkapnya.

Ternyata, kini Kim tengah sibuk-sibuknya mencari koleksi baju ketika mengikuti dan menjadi panitia kontes. “ Saya menitipkan baju saya di Billabong, tetapi setelah kantor Billabong pindah, semuanya hilang.” Katanya. Ketika Billabong masih berada di bawah management alm. Suwenda, Kim menitipkan koleksinya di sana. Tetapi setelah Billabong pindah tangan dan kantor. Bajunya turut raib. “ Saya minta tolong kepada siapa pun yang menenukan baju saya agar dikembalikan. Karena itu sangat penting untuk saya. “ jelasnya.  


Post your comment




Click to change the avatar
Change avatar


validation code


Event Name Date
Magic Wave on Facebook