Nine Surfer In Pacitan

Dua bulan Desember 2008 - Januari 2009 ini kita kedatangan tamu dari bali, ketika di bali tidak ada ombak.  Mereka mencari pilihan spot yang lain. Pacitan menjadi pilihan mereka. Memang Pacitan belum familiar di telinga para Pro Surfer dan para pemain industri surfing. Nine surfer adalah saat paling ramai di pacitan. Pada hari-hari biasa tanpa seorang surferpun barada di air. Ada beberapa surfer lokal di pacitan tapi mereka libih aktif surfing di beach break karena spot yang satu ini membutuhkan waktu 30 menit dari kota pacitan. Tapi surfer lokal selalu tulus menemani setiap ada tamu yang datang apalagi yang mereka temani professional surfer. Sebuah inspirasi bagi mereka untuk mencoba maneuver baru dan berharap kelak mereka menjadi pro surfer. ’’Seperti dede suryanalah pokoknya….’’ Kata agus kitar sufer dari pacitan.

Trip pertama Mustofa Jackson dan Dedi Santoso pada bulan Desember. Ada kesan yang sangat menyenangkan dari kesan mereka. Terbukti Dedi pada pertengahan bulan Januari datang ke Pacitan lagi. Mereka berkeliling menjajal ombak-ombak yang ada di Pacitan.

Trip kedua Angus 14 tahun dan Rot Stelles yang pernah menjadi rider Billabong Australia pada tahun 1982-1990. walaupun Rot selalu merasa sudah tua, tapi sangat fun melakukan surfing di pacitan. Bapak dan anak ini semangat sekali ketika pertama kali datang ke pacitan. Dan rot beharap angus mendapat banyak pengalaman dengan trip ke pacitan,  suatu saat nanti Angus akan menjadi surfer hebat seperti bapaknya pd tahun 80an. Mereka penasaran mendengar cerita dari Dedi Santoso dan Mustofa Jackson. Berangkatlah rombongan mereka dan beserta temam-teman dari Indo Image dan Fredom Surfshop.

Trip ketiga disusul team dari Cult. Mereka membawa Ridernya Dedi Santoso,Winjaya dan Angus. Mereka tak henti-hentinya mencoba bermanufer dengan ombak-ombak yang ada di Pacitan. Pagi surfing di Pointbreak, siang rombongan menuju beach break. Setelah  surfing,bakar jagung dan kelapa muda Sebagai kembangan dari trip, mereka “very fun bra” kata Dedi Santoso. Pacitan yang masih polos alamnya, lokal, dan penduduknya wellcome untuk para surfer. Ombak sometime barrel. Walaupun gak seistimewa tetangga kita Banyuwangi (G-LAND), tapi ombak Pacitan cukup layak dijadikan pilihan. Next trip semoga tetap menyenangkan datang ke Pacitan yang tetap ramah.


sakti
sakti (20/02/2009 21:28:38)
aloha

katerina
katerina (26/02/2009 13:57:02)
magic wave makin oke.... apalagi informasi tentang spot2 barunya... moga2 magic wave makin bagus setiap edisinya...

galih
galih (05/09/2009 17:10:35)
Hola semuanya!

numpang tanya ni...

klo utk yg baru bljr di pacitan bisa ga?

edi
edi (29/09/2009 23:14:58)
hai Bro kita mau cari tamu bule yang mau surfing ke mentawai, kalau ada yang berminat hubungi kita ..thanks

Post your comment




Click to change the avatar
Change avatar


validation code


Event Name Date
Magic Wave on Facebook