NAVICULA, Ikut Serta Album Kompilasi Siaga Bencana Nasional

Proyek kompilasi ini merupakan gabungan kerjasama dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan Electrified Record label milik band Naif, serta dukungan penuh sejumlah musisi yang memiliki concern yang sama terhadap kampanye Siaga Bencana Nasional: suatu penyebaran informasi bagi masyarakat luas mengenai pentingnya kesiap-siagaan dini terhadap bencana, mengingat sejarah dan letak geografis negara ini yang rawan bencana alam, khususnya gempa dan tsunami. Ada 15 musisi nasional yang ikut terlibat di dalamnya, antara lain: Naif, Samsons, Netral, Navicula, The Upstairs, Saint Loco, Franky Sahilatua, Ronaldisco, Buset, 70’sOC, White Shoes & Couples Co., Mocca, NGM, Glenn Fredly, dan Efek Rumah Kaca.
Album kompilasi ini didanai dan diproduksi oleh LIPI dan dirilis di bawah label Electrified Record, dengan rencana produksi awal 5000 keping CD, yang akan beredar di seluruh kegiatan kampanye dan workshop LIPI di berbagai pelosok nusantara, serta sebagai free gift di Hai Magazine bulan November. Sejak tahun 2005, kampanye ini telah dilakukan di berbagai daerah di pelosok Indonesia, antara lain: Padang, Jogja, Pangandaran, Cilacap, Bengkulu, Bali, Biak, Ternate, dll.
Album ini bakal berisikan 15 lagu dari 15 band yang ikut terlibat (1 band,1 lagu), dan tema dari lagu-tersebut memuat pesan kesadaran lingkungan dan siap siaga bencana. Untuk memantapkan tema ini, para wakil musisi telah mengikuti seminar/workshop dari pakar-pakar LIPI. Workshop yang bertemakan “Science in Music” ini diadakan tanggal 1April 2008, di kantor pusat LIPI di Jakarta.
Robi, perwakilan dari Navicula yang mengikuti seminar tersebut di Jakarta dan terlibat dengan kegiatan kampanye di Bali dan Biak (Papua) menjelaskan, “Sudah seharusnya musisi ikut terlibat memberi informasi dan pelayanan terhadap masyarakat ke dalam karya-karya mereka. Seniman/musisi bukan cuma bikin lagu yang bisa laku di pasar saja. Musisi sebagai publik figur, sebaiknya bisa memberi inspirasi dan pesan positif bagi masyarakat yang menikmati karya mereka, “ menurut Robi. “Dan untuk konsumen, saya berharap karya-karya yang informatif ini bisa dicerna dan diterima. Informasi bagi masyarakat ini bukan cuma tanggung jawab seniman saja, melainkan tanggung jawab semua individu, apapun profesinya”, tambahnya lagi.
Navicula, yang merupakan wakil dari Bali, sengaja dipilih oleh LIPI dan pihak label karena kepedulian mereka terhadap isu-isu lingkungan dan sosial sejak 11 tahun band ini berdiri. Program siaga bencana ini oleh panitia penyelenggara, dianggap erat kaitannya dengan masalah sosial dan lingkungan hidup. Apalagi band aktivis yang bermarkas di Bali ini sebelumnya sudah pernah terlibat dengan proyek LIPI mengenai gerakan nasional Siaga Bencana II yang diadakan tahun 2006 di Bali. “Ini merupakan lanjutan dari kampanye tersebut. Kami paham mengenai konsep dan tujuan proyek ini. Kami sebagai musisi menyampaikan visi dan misi konsep tersebut, lewat media musik yang kami mainkan. Ini suatu cara efektif agar informasi penting yang disampaikan bisa tembus ke masyarakat. Musik adalah bahasa universal. Saya pikir lewat musik, informasi Siaga Bencana yang formal ini bisa lebih bersifat populer dan menjangkau sasaran yang lebih luas ,” jelas Robi, frontman Navicula yang juga seorang aktivis/jurnalis freelance di sejumlah NGO di Bali. (Navicula Management)
Baca berita ini di Official Website Navicula:
http://www.naviculamusic.com/navicula-ikut-serta-album-kompilasi-siaga-bencana-nasional/
| Event Name | Date |
|---|
- tipi on toko hurley
- item-jogja on Jerinx
- meng kacek on Robot looking sponsor
- marlon on toko hurley
- parwathie on fabian - Kecebong
- sonny on Vendik (Loco)
- sonny on Vendik (Loco)
- Bulletproof Vest on AKADEMIKA GREEN PARTY
- krishna - cuy - priandana on Hebring Cup Surf for Freedom Contest
- Donie on New trend of surf 2010

