Profile
WIWID:kill cat studio, Yogyakarta
Dalam sebuah liburan ke Yogyakarta di awal Desember kemarin, saya sempat bermain ke beberapa tempat, dan di salah satu studio tattoo di Jogja saya bertemu dengan Widianto atau yang akrab dipanggil Wiwid, seorang tattoo artist kelahiran 9 Oktober’78 dari studio kill cat.
Berdiri sejak 2001 (katanya yang punya neh), studio ini satu bagian dari twice bar yang terletak di daerah poppies 2. Studio ini memang tidak besar bro, tapi cukup nyaman. Menurut Jerinx (pemilik dari twice bar dan twice tattoo) dibukanya studio ini dikarenakan kegemarannya akan tattoo. Selain itu secara bisnis juga tidak terlalu merugikan. Lagipula menurut Jerinx image antara bar dan studio tattoo sangat cocok.
1 Comments | Continue Reading
“Tattoo Pertama Saya buatan Polisi”
Artist tattoo yang satu ini adalah salah satu artist senior yang ada di Bali. Kiprahnya di seni tattoo di mulai pada tahun 80-an. Sejak umur 15 tahun Wayan Batu sudah membuka “praktek” tattoo di rumahnya dibilangan Denpasar. Hingga pada tahun 1988 dia pindah ke Kuta bersama beberapa teman seangkatannya
Kalau Miami punya ink, Seminyak pun juga sudah punya ink. Di jalan Seminyak terdapat sebuah tattoo studio yang bernama Sminyak Ink. Hanya bedanya Seminyak Ink ini belum ditayangkan di televisi saat tattooing. Mungkin karena stasiun tv kita yang belum melihat kearah seni tattoo untuk dikomersilkan layaknya Miami Ink.
Sebelum masuk ke Twice Bar yang berada di Poppies Lane, kalian akan menemukan Twice Tattoo Studio yang berada satu gedung dengan Twice Bar. Adalah Made Tattoo sang artist tattoo di Twice Tattoo Studio.
Bakat seni bisa didapat dari keturunan keluarga ataupun otodidak. Namun kalau memang sudah dasarnya mempunyai bakat seni, berkaryapun terasa mudah. Untuk berpindah haluan bidang seni juga tidak terlalu sulit. Seperti Tagel yang saat ini menjadi artist tattoo.
Kebanyakan artis tato untuk bereksperimen menato di tubuhnya sendiri. Namun berbeda dengan Daplong, artis tato yang satu ini tidak mempunyai satu tato pun di tubuhnya. “yaah..biar keliatan beda saja, dulu pernah niat mau buat tato, tetapi selalu saja ada halangan, mungkin memang saya nggak boleh pake tato” jelasnya sambil tertawa.
Like father like son, ungkapan tersebut memang cocok dengan surfer muda yang satu ini. Almarhum ayahnya adalah pecinta tato, “banyak gambar dan jenis tato yang menghiasi tubuh almarhum ayah saya” jelas Mickey. Pemuda satu ini juga memiliki banyak tato ditubuhnya.
Meskipun terbilang masih baru, Kuta Ink memberikan yang terbaik untuk para kliennya. Untuk standart kebersihan sebuah studio tattoo mereka memilikinya. Dan mereka juga memiliki steril box untuk manjaga peralatan tetap terjaga kebersihannya.
| Event Name | Date |
|---|
- tipi on toko hurley
- item-jogja on Jerinx
- meng kacek on Robot looking sponsor
- marlon on toko hurley
- parwathie on fabian - Kecebong
- sonny on Vendik (Loco)
- sonny on Vendik (Loco)
- Bulletproof Vest on AKADEMIKA GREEN PARTY
- krishna - cuy - priandana on Hebring Cup Surf for Freedom Contest
- Donie on New trend of surf 2010

